ZONA NYAMAN, TERJEBAK ATAU TIDAK ?

Gambar (Tujuhblas.com), Zona Nyaman


Pasti banyak yang tidak asing mendengar kalimat tentang Zona Nyaman,  tetapi ada juga yang belum memahami seperti apa zona nyaman itu. Bahkan ada yang berfikir berbeda tentang zona nyaman. Teman di  social media mimin, pernah marah-marah di akunnya ketika ia mencoba memahami zona nyaman versi dirinya. Katanya, saat dia merasa nyaman dengan pekerjaannya, itu adalah zona nyamannya dia,  lantas apa lagi yang harus dia ubah, apalagi diminta keluar dari zona nyamannya itu. Dia berfikir bahwa itu adalah hal yang tidak etis untuk dirinya. 
Sobat tujuhblas, mimin berfikir sepertinya teman mimin ini, belum memahami zona nyaman itu seperti apa. Mungkin disini kita akan coba meluruskan apa arti Zona nyaman terlebih dahulu, agar tidak terjadi  kesalahan dalam memahaminya. Zona nyaman adalah suatu kondisi dimana seseorang menikmati hidup sesuai versi kehidupannya, tetapi takut melangkah lebih jauh, artinya orang-orang dalam kondisi zona nyaman akan selalu beraktifitas seperti biasanya yang diulang-ulang kembali. Seseorang itu akan terlalu asyik terpaku hanya pada satu titik (kondisi), dan  tanpa sadar zona nyaman membuat seseorang sulit untuk maju dan berkembang, akhirnya  terjebak di dalamnya.

ciri-ciri seseorang terjebak dalam Zona Nyaman :

  • Tidak punya kepercayaan diri, di mana untuk melakukan sesuatu masih ragu-ragu dan takut
  • Tidak mau mengambil resiko dan mencoba hal baru. Ketakutan membuat seseorang merasa seperti tidak mampu mencoba hal baru.
  • Suka Bosan. Hal ini sering dirasakan oleh mereka yang terjebak dalam zona nyaman, karena kesehariannya selalu didominasi dengan hal-hal yang sama setiap hari.
  • Lebih menyukai sesuatu secara Instan daripada proses
  • Tidak mau mengubah persepsi atau sudut pandangan terhadap sesuatu. Sobat tujuhblas, ini adalah salah satu pemikiran yang sangat berbahaya. Seseorang ketika tidak mau mengubah persepsi adalah bentuk pemikiran yang stagnan atau keras kepala, artinya tidak mau menerima masukan dari orang lain atau sesuatu yang baru jelas sangat merugikan dirinya karena kehidupan adalah tentang belajar dan berkarya.
Jadi, teman mimin diatas masuk zona nyamannya atau kemungkinan ia telah keluar dari zona nyamannya ? Kalau ia merasa tidak ada masalah dengan ciri-ciri diatas, berarti ia tidak punya masalah apapun. 
Sobat tujuhblas, kalau kamu seorang pemimpi dan ingin wujudkan mimpimu, berhasil dalam karier, dalam hubungan percintaan, apapun itu, ketika kamu terjebak dalam ciri-ciri diatas , kamu masih termasuk tipe orang yang lebih menyukai kesendirian. Tidak wajib seseorang harus keluar dari zona nyamannya, tetapi lebih baik dipikirkan kembali untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, usahakan kamu harus berani keluar dari zona nyaman. Keluar dari zona nyaman akan memberi dampak yang berbeda, dan pastinya akan lebih mendewasakan, menghasilkan sesuatu yang lebih, juga kamu tidak takut terhadap hal baru. Kamu menjadi seseorang yang berani, berani berkata-kata dan bertindak.  Karena itu sobat, manfaatkan apapun yang ada disekitarmu, tidak ada salahnya menikmati hal baru yang lebih memantang.