Hubungan Entrepreneurship dengan Technopreneurship

Entrepreneurship atau kewirausahaan adalah usaha kreatif yang dibangun berdasarkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru, memiliki nilai tambah, memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja, dan hasilnya berguna dari orang lain. Entrepreneurship mengandung makna wiraswasta atau wirasusaha adalah cabang ilmu ekonomi yang mengajarkan bagaimana kita bisa mandiri dalam memulai suatu usaha dalam rangka menjadi profit serta mengembangkan seluruh potensi ekonomi yang dimiliki.


Gambar (migration.sa.gov.au), Entrepreneurship, Technopreneurship

Kewirausahaan sangat penting bagi penciptaan lapangan usaha dan perekonomian, karena dengan menciptakan lapangan usaha, seorang wirausaha itu membantu orang lain untuk bisa mendapatkan pekerjaan.  Itu yang tadi dikatakan bahwa kewirausahaan banyak memiliki nilai tambah, memberi manfaat dan hasilnya berguna bagi orang lain. Dalam perekonomian juga kewirausahaan juga dapat membangun inovasi-inovasi baru mengenai produk yang dikembangkan dengan mengembangkan seluruh potensi ekonomi yang dimiliki, yang memiliki nilai tambah dan manfaat juga.
Karakter seorang wirausaha Menurut M.Scarborough dan Thomas W.Zimmeree, karakteristik seorang wirasusaha  yaitu Desire for responsibility (wirasusaha memiliki tanggung jawab atas usaha-usaha yang dilakukan), preference for moderate risk(wirausaha lebih memilih resiko yang moderate, menghindari resiko berat dan tinggi),Confidence(percaya akan kemampuan dirinya sendiri untuk berhasil), desire for Imediate feedbaci(wirausaha selalu menghendaki adanya umpan balik sesegera mungkin),High level of energy(memiliki semangat yang tinggi dan selalu bekerja keras untuk mewujudkan keinginannya demi masa depan yang lebih baik.
Adapun hubungan antara kewirausahaan/entrepreneurhip dengan technopreneurhip.
technoprenership(technologi enterpreneurhip), merupakan bagian dari enterpreneurhip yang menekankan pada faktor teknologi dalam proses bisnisnya. Jadi, hubungan keduanya sama merupakan suatu usaha bisnis, namun perbedaannya hanya ada pada penggunaan alat teknologi dalam proses bisnisnya, artinya kewirasusahaan/enterepreneurhip lebih minim menggunakan teknlogi untuk bisnisinya, tetapi technoprenerhsip lebih dominan untuk  menggunakan teknologi dalam usaha bisnisnya(full technologi).



Sumber ; Eddy Soeryanto S, 2014 (Entrepreneurship Menjadi Pebisnis Ulung Edisi Revisi)

Posting Komentar

0 Komentar