ETIKA BERINTERNET



Etika Berinternet (Nun)

Sebelum kita mengetahui lebih dalam mengenai Etika Berinternet, juga bagaimana berinternet yang benar ? Perlu kita mengetahui juga apa yang di maksud dengan etika, internet, dan berinternet.

Secara etimologi “etika” berasal dari bahasa Yunani: “Ethos” (dalam bentuk tunggal), yang memiliki banyak arti: tempat tinggal yang biasa; padang rumput; kandang habitat; kebiasaan; adat; akhlak; watak; perasaan; sikap; cara berpikir. 

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), “etika” memiliki 3 arti: 

  • Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak)
  • Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak 
  • Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat. 
Jadi kesimpulannya, etika adalah suatu sikap atau perilaku yang menunjukan nilai benar atau salah , Suatu etika mengandung tentang hak dan kewajiban moral.

Interconnection network (internet) adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung. Internet berasal dari bahasa latin "inter" yang berarti "antara". Internet merupakan jaringan yang terdiri dari milyaran komputer yang ada di seluruh dunia. Internet melibatkan berbagai jenis komputer serta topology jaringan yang berbeda. Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan, digunakan standar protokol internet yaitu TCP/IP. TCP bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan baik, sedangkan IP bertugas untuk mentransmisikan paket data dari satu komputer ke komputer lainya. 

Internet dan Berinternet bedanya dimana ? 

Internet merupakan sebuah istilah jaringan dalam IT Global yang sangat banyak kita dengar, setiap hari orang menggunakan ini. Setiap hari orang saling menyapa, memberikan informasi, tukar informasi, mengambil data dan informasi secara luasan nasional atau internasional lewat internet ini. Tapi perlu di ketahui bahwa semua itu bisa terjadi jika adanya media lain yang mampu berjalan dalam jaringan ini. Selanjutnya berinternet menurut kelompok kami, berarti suatu peran manusia atau mesin menggunakan internet. Adanya akses langsung maupun tidak langsung melalui jaringan internet ini. manusia maupun mesin dapat langsung atau tidak langsung melihat, menampilkan, memberikan data dan informasi Entah itu dari HP atau PC, ataupun laptop dan sebagainya. Intinya, manusia ataupun mesin disini sebagai pengguna internet. Terus apa hubungannya dengan Etika ? 

Hubungan etika dalam berinternet ? 

Karena banyak informasi, banyak data yang dapat di akses oleh semua orang, data dan informasi tersebut di lihat sangat banyak tertumpuk-tumpuk dalam tiap halamam situs di internet. Siapa saja, sesuka hatinya bebas mengambil data dan informasi tersebut. Sampai saat ini tahap keamanan dan perlindungan sekarang lewat hukum pastinya ada. Itupun yang di lindungi dan di ketahui beberapa, contoh terdapat pelanggaran seperti Plagiatisme dan lainnya. Dalam kalangan mahasiswa yang sering terjadi adalah plagiasi ini. Bahkan pernah ada kasus sederhana plagiasi terhadap penelitian(skripsi) orang lain yang di upload di situs-situs internet yang gampang di akses orang dan gampang juga orang tersebut mengambil data penelitiannya. Begitu banyak kasus seperti ini, tapi kurang di ketahui pihak yang melarang itu. hukumpun kadang lemah dan melepas saja kasus-kasus seperti ini. Ketika Hukum lemah, kasus-kasus sperti ini akan semakin banyak muncul. Orang mungkin akan terus dan terus melakukannya, tapi satu hal yang perlu ketahui bahwa kemanapun kita pergi, kemanapun kita melangkah, kita membawa sebuah Etika hidup Kita yang tak mungkin di lupakan orang lain. Hal kecil maupun besar yang kita lakukan dapat merupakan pertanggunjawaban kita baik secara Moral ataupun Hukum. 

Dalam internet semua orang berhak bertindak, berinisiatif, berkreasi apa saja tanpa ada yang melarang dan menentang. Internet bersifat bebas ! Namun meskipun bersifat bebas dan terbuka, ternyata berinternet juga memiliki batasan-batasan yang musti kita perhatikan. Batasan-batasan atau etika tersebut berupa tata tertib berinternet yang sering disebut Nettiquette!

Etika Berinternet, Umumnya  seperti berikut ini ; 

  • Hindari Penggunaan Huruf Kapital. Menggunakan huruf kapital (uppercase) tidak dilarang. Tetapi jika berlebihan, misalnya sampai satu alinea, apalagi diimbuhi dengan tanda seru, orang akan malas membacanya.. Penulisan menggunakan Capslock untuk menulis semua huruf sebaiknya di hindari, karena hal tersebut menyimbolkan bahwa kita sedang marah. Capslok pada komunkasi tertulis sama saja dengan membentak atau berteriak. Maka hindarilah.  
  • Memberi Judul dengan Jelas. Ketika mengirim sebuah email, Anda harus memberikan judul pada email tersebut. Seperti halnya tulisan pada koran atau majalah, judul harus menggambarkan isi tulisan. Judul inilah yang pertama kali dilihat oleh penerima email. Judul seperti “Mau Bertanya”, “Tanggapan”, dan sebagainya, cenderung diabaikan karena tidak spesifisik. Disarankan untuk memberi judul seperti: Pertanyaan tentang masalah catridge pada printer. Tanggapan tentang penanggulangan masalah catridge pada printer. 
  • Menggunakan BCC daripada CC pada Email. Alamat email bagian privasi seseorang. Beberapa orang mungkin kurang suka jika alamat email-nya disebarkan kepada umum. Mengirim email ke banyak alamat menggunakan CC memungkinkan penerima mengetahui setiap alamat email yang kita kirim. Oleh karena itu, sebaiknya kita menggunakan BCC jika mengirimkan email secara masal. 
  • Membalas Email dengan Cepat . Idealnya membalas email paling lambat 24 jam setelah email itu diterima. 
  • Membaca Dulu, Baru Bertanya. Internet tempat berbagai pengetahuan. Ada kalanya kita ikut bergambung pada sebuah forum diskusi yang membahas salah satu bidang ilmu. Di sana kita bisa berkonsultasi. Setiap pertanyaan dan jawaban pada forum selalu diarsipkan untuk dibaca kembali oleh anggota forum. Usahakan agar kita membaca dulu apa yang sudah dibahas pada forum tersebut sebelum bertanya. Fasilitas pencarian bisa membantu Anda untuk menemukannya.
  • Tidak Mengirim File yang Terlalu Besar. Kecepatan untuk akses Internet berbeda-beda. Oleh karena itu, pertimbangkan juga jika akan mengirimkan file. File dengan ukuran lebih dari 5 MB akan memperlambat proses download. Gunakan program kompresi file jika diperlukan. 
  • Menggunakan Kutipan. Di Internet, kutipan diperlukan bila kita membalas suatu email atau memberi tanggapan di pada milis. 
  • Tidak Hanya Copy-Paste. Internet memungkinkan siapapun untuk mengambil konten dengan mudah dan cepat. Konten yang kita ambil tersebut, misalnya sebuah artikel, tentunya hasil jerih payah orang lain ketika menulisnya. Catatlah nama penulis serta URL tempat tulisan tersebut, dan cantumkan ketika kita menggunakannya sebagai referensi.sebagai seorang mahasiswa. Karya tulis orang lain yang dipublikasikan melalui internet harus kita berikan apresiasi sebagaimana mestinya dengan mencantumkan sumbernya, jika kita jadikan referensi dalam penulisan kita. Jangan sampai kemudian kita mendapat komplain atau tuntunan dari pihak-pihak yang merasa dirugikan terhadap hasil karya mereka yang kita gunakan. 
  • Bersikap bijak. Cobalah untuk bersikap sebijak mungkin, dalam mengunggah profil diri, berbagi informasi, dan bersikap kepada sesama user internet. Pahami apa yang kira-kira layak atau tidak. Jangan terburu emosi saat kita memosting sesuatu. Tidak perlu terburu-buru dalam memutuskan apa yang layak di-share atau tidak. 
Berikut ini adalah pelajaran-pelajaran penting yang dapat diterapkan, agar tidak terjadi kesalahan dalam komunikasi di dunia maya, antara lain: 

1. Kita Cuma bertegur sapa dalam tulisan, bukan fisikal. 
2. Bertindak sopan itu selalu lebih baik. 












Sumber :  

Posting Komentar

0 Komentar