PENGERTIAN DAN CIRI-CIRI ARTIKEL ILMIAH

    Artikel Ilmiah adalah bentuk Karya Tulis Ilmiah yang dituliskan secara khusus maupun melalui penelitian. Salah satu yang menjadikan kekhasan dari Artikel Ilmiah adalah penyajiannya yang tidak panjang lebar tetapi tidak megurangi nilai keilmiahannya. Artikel ilmiah bukanlah artikel pada umumnya, tetapi Artikel Ilmiah memiliki berbagai syarat atau kaidah-kaidah dalam penulisan yang bersifat ilmiah. Singkatnya, Artikel atau Karya Ilmiah adalah karya tulis yang dibuat untuk memecahkan suatu permasalahan dengan landasan teori dan metode-metode ilmiah. Biasanya Karya ilmiah berisikan data, fakta, dan solusi mengenai suatu masalah yang diangkat. Penulisan karya ilmiah dilakukan secara runtut dan sistematis.

Pengertian dan ciri-ciri Artikel Ilmiah


Ciri-ciri Karya Tulis Ilmiah 

Ciri-ciri karya ilmiah hal yang harus dipahami mengenai karya ilmiah ialah ciri-cirinya: 

Reproduktif 
Artinya karya ilmiah ditulis oleh peneliti atau penulis harus diterima dan dimaknai oleh pembacanya sesuai dengan makna yang ingin disampaikan. Pembaca harus bisa langsung memahami konten dari karya ilmiah. 

Tidak Ambigu 
Sebuah karya ilmiah harus memberikan pemahaman secara detil dan tidak ditulis dengan bahasa yang tidak membingungkan. Dengan begitu, maksud dari karya ilmiah itu bisa langsung diterima oleh pembacanya. 

Tidak Emotif 
Artinya, karya ilmiah ditulis tidak melibatkan aspek perasaan karena karya ilmiah harus memaparkan fakta yang didapatkan dari hasil analisis penelitian, bukan dari perasaan subjektif dari penulisnya. 

Menggunakan Bahasa Baku 
Menggunakan bahasa baku agar mudah dipahami. Penggunaan bahasa baku itu meliputi setiap aspek penulisannya. Mulai dari penulisan sumber, teori, hingga penulisan kesimpulan. Ketidakbakuan pada tulisan karya ilmiah hanya akan membuat pembacanya bingung dan apa yang ingin disampaikan dalam tulisan tidak dipahami pembaca. 

Menggunakan Kaidah Keilmuan 
Penulisan karya ilmiah harus menggunakan kaidah keilmuan atau istilah-istilah akademik dari bidang penelitian si penulis. Hal itu bertujuan untuk menunjukkan bahwa peneliti atau penulisnya memiliki kapabilitas pada bidang kajian yang dibahas dalam karya ilmiah. Penggunaan kaidah atau istilah ilmiah itu juga menjadi takaran seberapa ahli peneliti pada bidang keilmuannya. 

Bersifat Dekoratif 
Artinya penulis karya ilmiah harus menggunakan istilah atau kata yang memiliki satu makna. Rasional artinya penulis harus menonjolkan keruntutan pikiran yang logis dan kecermatan penelitian. Kedua hal itu penting karena karya ilmiah harus bisa menyampaikan maksud dari penelitian yang dilakukan oleh penulis tanpa membingungkan. 

Terdapat Kohesi 
Artinya karya ilmiah harus memiliki kesinambungan antar bagian dan babnya dan bersifat straight forward maksudnya ialah tidak bertele-tele atau tepat sasaran. Sebuah karya ilmiah setiap bagian atau babnya harus memiliki alur logika yang saling bersambung. Selain itu, penyampaiannya harus tepat sasaran dengan apa yang ingin disampaikan. 

Bersifat Objektif 
Karya ilmiah harus bersifat objektif. Hal ini sangat penting karena karya ilmiah tidak dibuat berdasarkan perasaan penulisnya. Karya ilmiah harus menunjukkan fakta-fakta dan data-data dari hasil analisisnya. Jadi, tidak memiliki kecondongan subjektifitas. 

Menggunakan Kalimat Efektif 
Penulisan karya ilmiah harus menggunakan kalimat efektif. Ciri ini berkaitan dengan semua ciri sebelumnya.





Referensi : 1. KelasMenulisArtikel
                  2. https://sevima.com/

Posting Komentar

0 Komentar